MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA
PENGADILAN NEGERI YOGYAKARTA
KELAS IA
  HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and SemanticsLevel Double-A conformance, 
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0

 

  • gambardifabel
  • gambardifabel
  • gambardifabel
  •  
    sipp
  • sms
  •  

    gambar
  •  

    gambardifabel
  • Selamat Datang

    Selamat Datang Selamat Datang di Website Resmi Pengadilan Negeri Yogyakarta. Website ini merupakan website pengadilan yang sudah sesuai dengan Pedoman Rancangan dan Prinsip Aksesibilitas Website Pengadilan di Lingkungan Mahkamah Agung.

    Lebih Lanjut

  • Sistem Informasi Penelusuran Perkara

    Sistem Informasi Penelusuran Perkara adalah aplikasi resmi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk membantu para pencari keadilan dalam monitoring proses penyelesaian perkara yang ada di Pengadilan Negeri Yogyakarta

    Masuk SIPP

  • Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

    PTSP merupakan bentuk reformasi regulasi dan reformasi birokrasi. Pelayanan yang tersebar dikepaniteraan dan kesekretariatan disatukan dalam satu pintu, satu tempat ptsp. Mulai dari tahap awal sampai dengan proses layanan, penyelesaian layanan, dengan menyederhanakan prosedur, agar efektif, efisien, transparan, terukur dan akuntabel, biaya murah dan menghindari penyelewengan.

    Lebih Lanjut

  • Pos Layanan Hukum

    Bebas biaya perkara bagi yang tidak mampu. Anda yang kurang mampu berhak mendapatkan layanan bantuan hukum secara cuma-cuma. Gunakan hak anda untuk memanfaatkan POSYANKUM

    Lebih Lanjut

  • Mendukung Aksesibilitas Difabel

    Situs Pengadilan Negeri Yogyakarta memiliki fitur aksesibilitas sesuai WCAG 2.0 seperti pengatur ukuran font, kontras warna, konversi teks ke suara untuk membantu para pencari keadilan khusus difabel dalam mengambil informasi di situs Pengadilan. Fitur AccessKey navigasi keyboard juga ditanamkan di situs ini bagi difabel mandiri

e-Court

e-Berpadu

Eraterang

SIPP

Direktori Putusan

SI SUPER

JDIH

INAPROC

SIWAS

Yanti Online

PERKUSI

SIPPN MENPAN

Pengadilan Negeri Yogyakarta Mengikuti Webinar Perayaan Hari Perempuan Internasional, Hari Hakim Perempuan Internasional, dan Hari Kartini 2023

on Jumat, 14 April 2023. Posted in Berita Terkini

Pengadilan Negeri Yogyakarta Mengikuti Webinar Perayaan Hari Perempuan Internasional, Hari Hakim Perempuan Internasional, dan Hari Kartini 2023

Jumat, 14 April 2023, bertempat di ruang Command Center Pengadilan Negeri Yogyakarta pada pukul 09.00 WIB sesuai surat Ketua Kamar Pembinaan/Koordinator Tim Pembaruan Peradilan Mahkamah Agung RI nomor 54/TuakaBin/IV/2023 tanggal 10 April 2023, Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta, Muh. Djauhar Setyadi, S.H.,M.H. beserta Wakil Ketua dan Hakim Perempuan mengikuti kegiatan Webinar Perayaan Hari Perempuan Internasional, Hari Hakim Perempuan Internasional dan Hari kartini 2023. Kegiatan webinar ini bekerja sama dengan Federal Circuit dan Family Court of Australia (FCFCoA) yang didukung oleh Australia-Indonesia Partnership for Justice 2 (AIJP2).

Kegiatan webinar ini memiliki topik “Peningkatan Kepemimpinan Hakim Perempuan di Pengadilan”. Kegiatan Webinar ini dilaksanakan secara hybrid di Gedung Mahkamah Agung RI dan melalui Zoom Meeting. Kegiatan webinar ini diikuti oleh Para Hakim dan Hakim Ad Hoc di seluruh lingkungan peradilan di seluruh Indonesia. Adapun yang menjadi Narasumber atau pembicara pada webinar ini adalah Hakim Agung Kamar Perdata Mahkamah Agung RI, YM. Dr. Nani Indrawati, S.H.,M.H. yang membawakan materi mengenai Hambatan dan Tantangan Hakim Perempuan di Indonesia dan Director of Global Institute for Woman’s Leadership, Michelle Ryan yang membawakan materi mengenai Using Evidence to Advance Equality for Women.

Webinar ini berfokuskan mengenai usaha bersama untuk pengadilan yang lebih beragam, merayakan pencapaian peningkatan peran kepemimpinan hakim perempuan serta mengambil tindakan untuk mendorong kesetaraan gender. Peningkatan representasi dan kepemimpinan hakim perempuan pada badan peradilan Indonesia merupakan salah satu prioritas Mahkamah Agung RI untuk mewujudkan keberagaman dan akses keadilan yang lebih kuat untuk perempuan dan anak perempuan.